Lari Kawin Sebagai Wujud Penyimpangan Sosial Dalam Tradisi Adat Perkawinan Di Rantau Panjang Kelurahan Kampung Baruh Kec. Tabir Kab. Merangin

Mulia Jaya, Aura Febria

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Lari Kawin sebagai tradisi adat perkawinan di rantau panjang, di kelurahan kampung baruh Kabupaten Merangin.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pemilihan informan yang di gunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode purfosifve sampling sampling (teknik penentuan sampel dengan pertimpangan tertentu) karena dalam teknik proporsive sampling ini sudah ditetapkan terlebih dahulu siapa saja yang akan dijadikan informan dalam penelitian ini yaitu dilakukannya dengan cara mengambil subjek bukan berdasarkan atas strata random atau daerah tetapi berdasarkan atas adanya tujuan tertentu dan dilakukannya karena beberapa pertimbangan diantaranya adalah populasi yang dipilih untuk dijadikan sampel dapat dipilih sedemikian rupa menurut kriteria-kriteria yang telah ditentukan sehingga akan relevan dengan rencana penelitian. Hasil penelitian ini menujukan bahwa larikawin sebagai wujud penyimpangan sosial dalam tradisi adat perkawinan di rantau panjang (a) Untuk mengetahui dampak dari lari kawin sebagai wujud penyimpangan sosial yang terjadi pada masyarakat kampung baruh (b) untuk menjelaskan pelaksanaan dan praktik Lari Kawin yang terjadi pada masyarakat kampung baruh dengan penyebab terbesar ialah kurangnnya ilmu pengetahuan yang menyebabkan terjadi pernikahan terhadap muda mudi yang ada di rantau panjang terkhusus lagi di kampung baruh yang mana di kelurahan kampung baruh ini lah banyak terdapat masyarakat yang pelakukan perkawinan dengan cara Lari kawin yang mana dengan cara ini masyarakat beranggapan memudahkan masyarakat untuk melakukan pernikahan.

Full Text:

PDF

References


Abdulah sani,2016(Adat Lamo Pusako Usang), tokoh adat 60 segalo batin, rantaupanjang

Abdulah sani,(Mangkit Tereh Terendam), tokoh adat 60 segalo batin, rantau panjang

Abubakar manan, Tanpa Tahun Terbit (Adat 60 Segalo Batin), rantau panjang.

Sudorsono,2010. (Hukum Perkawinan Nasional) PT RINEKA CIPTA, Jakarta

Kompleks Perkontrakan Mitra Mataram Blok B No. 1-2 Jl. Mataram Raya No.148 Jakarta.

Muhamad zen.2020. (Adat Perkawinan Uhang Batin 19), rantau panajang

Soetomo.2008. (Masalah Sosial Dan Upaya Pemecahan) PUSTAKA PELAJAR, Perla Hanun

ULBER SILALAHI,2009. (Metode Penelitian Soaial) PT Refika Aditiama Jl. Mengger Gilang No.98 Bandung 40254

Sugiyono.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.2013.

Soerjono Soekanto (sosiologi suatu pengantar) Jakarta RajaGrafindo Persada 2007. Xvi,404 hlm., 24 cm Bibliografi;hlm. 393 ISBN 979-421-009-9

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan

http://repository.uinjambi.ac.id/2143/1/RUKIAH.%20MHK.%20152289%20%20 Rukiahuf

http://repository.uma.ac.id/bitstream/123456789/1020/6/121801045_file%206.pdf




DOI: https://doi.org/10.36355/jppd.v4i1.41

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Politik dan Pemerintahan Daerah ISSN 2686-2271 

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muara Bungo

Jl. Diponegoro No. 27, Muara Bungo-Jambi, (0747) 323310